CARA MUDAH MENGHITUNG PPh 21 DENGAN MENGGUNAKAN EXCEL

Perhitungan PPh 21 seringkali membingungkan sebagian orang, namun seperti yang kita ketahui pajak memiliki peran yang penting bagi suatu negara. Pada praktiknya pajak digunakan untuk membiayai anggaran yang diperuntukkan sebagai pembangunan dan kepentingan negara.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini telah memudahkan perhitungan pemotongan pajak penghasilan melalui implementasi tarif rata-rata (TER). Dalam artikel ini akan dibahas mengenai perhitungan PPh dengan menggunakan metode TER dan Excel serta simulasi dan perbandingannya.

Contents
- 1 Apa itu PPh 21?
- 2 Metode TER
- 3 Alasan Penerapan Metode TER
- 4 Kelebihan Metode TER PPh 21
- 5 Langkah-langkah perhitungan PPh dengan Metode TER PPh 21
- 6 Cara menghitung PPh 21 pada karyawan tetap
- 7 TABEL PERHITUNGAN PPh 21
- 8 Penting!
- 9 Zemangat solusi perhitungan dan pembayaran pajak karyawan dengan mudah tanpa ribet.
Apa itu PPh 21?
PPh 21 atau Pajak Penghasilan 21 adalah pajak yang dikenakan pada pendapatan yang diterima oleh wajib pajak, orang pribadi. Lantas siapa saja yang terkena pajak?
Pajak Penghasilan 21 dikenakan terhadap berbagai jenis pendapatan, seperti pendapatan karyawan, pendapatan usaha, pendapatan bunga deposito, dan masih banyak lagi. Biasanya perusahaan akan secara langsung memotong penghasilan karyawan setiap bulannya untuk dibayarkan pajak tersebut.
Metode TER
Pemerintah per 1 Januari 2024 mulai menerapkan skema Tarif Efektif Rata – Rata (TER). Sebelum menghitungnya perlu dipahami terlebih dahulu kode besaran Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2023.
Anda juga perlu mengecek aturan teknis yang telah diterbitkan oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 168 Tahun 2023. TER terdiri dari tarif efektif bulanan dan tarif harian.
- TER Bulanan, ditentukan berdasarkan PTKP.
Terdapat tiga kategori untuk tarif bulanan, yaitu kategori A, B, dan C. Rinciannya adalah sebagai berikut.
- TER A yaitu TK/0 dengan PTKP Rp54 juta, TK/1 dan K/0 dengan PTKP Rp58,5 juta
- TER B yaitu TK 2 dan K1 dengan PTKP Rp 63 juta, TK/3 dan K/2 dengan PTKP Rp67,5 juta
- TER C yaitu K/3 dengan PTKP Rp72 juta
Secara umum TER Bulanan berkisar antara 0%-34% per bulan.
- TER Harian
Sedangkan TER Harian ditentukan berdasarkan besaran penghasilan bruto harian. Penghasilan bruto harian yang menjadi dasar pengenaan PPh 21 dengan skema TER yaitu penghasilan pegawai tidak tetap yang diterima secara harian, mingguan, satuan, atau Borongan.
Besarnya TER Harian dibagi menjadi dua, yaitu 0% dan 0,5%. Tarif 0% digunakan apabila penghasilan bruto harian paling tinggi Rp450.000 sedangkan tarif 0,5% digunakan apabila penghasilan bruto harian lebih dari Rp450.000 – Rp2.500.000.
Alasan Penerapan Metode TER
Pemerintah menerapkan metode TER untuk menghitung besaran pajak pekerja. Formula TER digunakan untuk menyederhanakan perhitungan potongan PPh 21 yang selama ini berlaku untuk memudahkan wajib pajak dan instansi saat mengurus pajak.
Selain itu perubahan perhitungan PPh 21 diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Dan juga memudahkan administrasi pajak dalam melakukan validasi atas perhitungan Wajib Pajak.
Kelebihan Metode TER PPh 21
Dengan menggunakan metode TER yang baru, perhitungan PPh dibuat lebih sederhana. Tentu hal ini akan memudahkan wajib pajak dan instansi karena tidak perlu menghitung ulang tiap komponen setiap bulannya.
Selama ini skema pemotongan Pajak Penghasilan dinilai terlalu rumit karena setiap bulannya wajib pajak dan instansi harus menghitung ulang besaran potongan pajaknya dengan menimbang berbagai komponen.
Namun, kini pemerintah telah mengatur besaran tarif yang pasti dan membaginya ke dalam tiga kategori. Pengelompokan tarif didasarkan pada besaran PTKP pekerja sesuai status perkawinanan dan jumlah tanggungannya, seperti yang telah di uraikan di atas.
Langkah-langkah perhitungan PPh dengan Metode TER PPh 21
Untuk mengitung PPh 21, Anda harus mengetahui panduan serta peraturan terbaru sehingga lebih akurat. Anda dapat mengakses panduan perhitungan PPh 21 secara lengkap melalui link berikut ini.
Cara menghitung PPh 21 pada karyawan tetap
Perhitungan PPh 21 ini dapat dihitung secara manual maupun dengan menggunakan aplikasi. Dengan contoh sebagai berikut.
Agus Nurbowo adalah karyawan di Perusahaan Zemangat dengan status menikah dan mempunyai tiga anak. Agus menerima gaji Rp15.000.000 per bulan, maka dapat di hitung sebagai berikut.
TABEL PERHITUNGAN PPh 21
| Jan-Nov | Des | |
| A. Perhitungan sebelum penerapan TER (normal) | ||
| 1. Penghasilan bruto sebulan / setahun | 15,000,000 | 180,000,000 |
| 2. Pengurang Ph bruto sebulan / setahun | ||
| a. biaya jabatan (5% x 10 jt atau Rp 500.000/bulan; mana yg lebih kecil) | 500,000 | 6,000,000 |
| b. Iuran JHT dan JP | 450,000 | 5,400,000 |
| c. total pengurang Ph bruto sebulan [a+b] | 950,000 | 11,400,000 |
| 3. Ph neto sebulan [1 – 2c] | 14,050,000 | |
| 4. Ph neto disetahunkan [#3 x 12 bln] / setahun [1 – 4] | 168,600,000 | 168,600,000 |
| 5. PTKP (K/0) | ||
| a. diri WP | ||
| b. kawin | ||
| c. total PTKP [a+b] | 72,000,000 | 72,000,000 |
| 6. Ph kena pajak [4 – 5c] | 96,600,000 | 96,600,000 |
| 0 – 60 jt | 3,000,000 | |
| 60 – 250 jt | 5,490,000 | |
| 250 – 500 jt | – | |
| 500 – 5 M | – | |
| diatas 5M | – | |
| Total PPh Setahun | 8,490,000 | 8,490,000 |
| 8. PPh 21 bulanan [1/12 x #7] | 707,500 | |
| 9. PPh 21 dibayar bulan Januari – November [#8 x 11 bln] (Akumulasi) | 7,782,500 | 7,782,500 |
| 10. PPh 21 kurang bayar di Desember | 707,500 | |
| Note : Sebelum menggunakan TER karyawan akan dipotong pph21 sebesar 707500.0 Setiap Bulanya | ||
| Dan akan dipotong PPh21 sebesar 707500.0 pada bulan Desember | ||
| B. Perhitungan setelah penerapan TER | Jan-Nov | Des |
| 1. Penghasilan bruto sebulan / setahun | 15,000,000 | 180,000,000 |
| 2. Pengurang Ph bruto sebulan / setahun | ||
| a. biaya jabatan (5% x 10 jt atau Rp 500.000/bulan; mana yg lebih kecil) | 500,000 | 6,000,000 |
| b. iuran JHT dan JP | 5,400,000 | |
| c. total pengurang Ph bruto sebulan [a+b] | 11,400,000 | |
| 3. Ph neto sebulan [1 – 2c] | ||
| 4. Ph neto disetahunkan [#3 x 12 bln] / setahun [1 – 4] | 168,600,000 | |
| 5. PTKP (K/0) | ||
| a. diri WP | ||
| b. kawin | ||
| c. total PTKP [a+b] | 72,000,000 | |
| 6. Ph kena pajak [4 – 5c] | 96,600,000 | |
| 7. PPh 21 setahun (5% x #6) | 8,490,000 | |
| 8. PPh 21 bulanan [2% x #1] | 900,000 | |
| 9. PPh 21 dibayar bulan Januari – November [#8 x 11 bln] (Akumulasi) | 9,900,000 | 9,900,000 |
| 10. PPh 21 kurang bayar di Desember | – 1,410,000 | |
| Note : Setelah menggunakan TER karyawan akan dipotong pph21 sebesar 900000.0 Setiap Bulanya | ||
| Dan akan dipotong PPh21 sebesar -1410000.0 pada bulan Desember | ||
| Perbandingan | ||
| Normal | TER | |
| 1. PPh Terutang setiap bulanya | 707,500 | 900,000 |
| 2. PPh terutang Dalam Setahun | 8,490,000 | 8,490,000 |
| 3. Akumulasi PPh21 yang disetor selama Jan-Nov | 7,782,500 | 9,900,000 |
| 4. PPh terutang di Masa Des | 707,500 | – 1,410,000 |
Penting!
Setelah mengetahui panduan, peraturan terbaru, dan cara menghitung PPh 21 maka Anda harus memastikan pajak wajib dibayarkan secara tepat waktu. Pembayaran pajak dapat dilakukan melalui saluran resmi DJP.
Zemangat solusi perhitungan dan pembayaran pajak karyawan dengan mudah tanpa ribet.
Bagi Anda yang masih kesulitan melakukan perhitungan pajak secara manual, Zemangat memberikan solusi kemudahan dalam perhitungan secara pembayaran pajak secara mudah dan cepat. Zemangat merupakan aplikasi manajemen karyawan yang dapat membantu Anda mengelola karyawan termasuk dalam urusan pembayaran pajak.
Anda juga dapat mengakses kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh Zemangat dengan mengakses halaman utama web Zemangat.
Share
Related Posts
Checklist Sebelum Transfer Gaji: Pastikan Tidak Ada Potongan yang Terlewat
Contents1 Mengapa Validasi Sebelum Transfer Gaji Itu Penting?2 Periksa Data Absensi dan Lembur3 Validasi Komponen Penghasilan4 Cek Potongan dan Pajak (BPJS & PPh21)5 Pastikan Karyawan Baru & Resign Sudah Tercatat6 Lakukan Rekonsiliasi Total Payroll7 Proses Approval Payroll8 Uji Coba Transfer (Optional)9 Kirim Slip Gaji Digital10 Checklist Singkat Sebelum Transfer Gaji11 Bagaimana Zemangat Membantu Menyederhanakan Proses […]
Payroll Efisien Tanpa Human Error: Solusi untuk HR Modern
Contents1 Mengapa Payroll Sering Jadi Sumber Human Error?2 Apa Itu Payroll Efisien?3 Komponen Penting untuk Mencapai Payroll Efisien3.1 Integrasi Data Real-Time3.2 Otomasi Formula Payroll3.3 Validasi dan Approval Digital3.4 Slip Gaji Otomatis dan Aman3.5 Laporan Pajak & Audit Siap Ekspor4 Studi Kasus: Dari Manual ke Otomatis5 Manfaat Nyata Payroll Otomatis untuk HR Modern6 Payroll Otomatis di […]
Perbedaan THR, Bonus, dan Insentif
Contents1 Mengapa orang sering bingung dengan Perbedaan THR, Bonus, dan Insentif?2 Apa Itu THR (Tunjangan Hari Raya)?2.1 Dasar Hukum:2.2 Rumus Perhitungan THR:2.3 Waktu Pembayaran THR:3 Apa Itu Bonus?3.1 Jenis Bonus yang Umum:3.2 Rumus Bonus (Contoh Umum):4 Apa Itu Insentif?4.1 Contoh Insentif:4.2 Tujuan Insentif:5 Tabel Perbandingan THR, Bonus, dan Insentif6 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi7 Bagaimana […]


