fbpx

Salah satu hal yang dapat kamu persiapkan sebelum bekerja dalam suatu perusahaan adalah mengetahui dan memahami terkait peraturan-peraturan yang berlaku, termasuk sejumlah sanksi yang dapat diberikan oleh perusahaan terhadap karyawannya. 

Perusahaan akan memberikan sejumlah aturan untuk menciptakan dan menjaga lingkungan kerja agar tetap aman dan nyaman. Lingkungan kerja yang aman dan nyaman dapat mempengaruhi kinerja karyawan serta dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Oleh karena itu, Anda perlu memahami beberapa istilah berkenaan dengan sanksi yang biasanya terdapat dalam suatu perusahaan. Artikel ini akan mengulas mengenai sanksi-sanksi yang biasanya terdapat dalam suatu perusahaan.

Surat Peringatan (SP)

Pernah mendengar istilah SP dalam lingkungan kerja? Ya. SP merupakan salah satu sanksi yang dapat diberikan oleh instansi di mana seseorang bekerja. SP adalah singkatan dari Surat Peringatan. Perusahaan biasanya akan memberikan sebanyak tiga kali dan selama karyawan tersebut terkena SP, maka ia dalam masa pemantauan baik oleh HRD maupun atasan.

Perusahaan akan memberikan surat peringatan bagi karyawan yang melakukan pelanggaran kecil hingga besar. Terkadang, beberapa perusahaan juga dapat memberikan SP 1 bagi karyawan yang mengalami penurunan kinerja. Melalui pemberian surat peringatan, perusahaan berharap agar karyawan tersebut dapat mengembalikan performanya untuk perusahaan.

Pemotongan Gaji

Perusahaan juga dapat melakukan pemotongan gaji bagi karyawan yang melakukan pelanggaran. Hal ini sejalan dengan apa yang tertulis dalam peraturan UU Ketenagakerjaan Pasal 95 ayat (1) yang berbunyi:

“Pelanggaran yang dilakukan oleh pekerja/buruh karena kesengajaan atau kelalainnya dapat dikenakan denda.”

Tindakan pemotongan gaji akan selalu berhubungan dengan pengupahan karyawan. Oleh karena itu, perusahaan juga harus mengikuti kebijakan Peraturan Pemerintah No.8 Tahun 1981 mengenai Perlindungan Upah.

Penurunan Jabatan

Sanksi selanjutnya yang biasanya berlaku dalam suatu perusahaan adalah berupa penurunan jabatan atau demosi. Sanksi berupa penurunan jabatan, tidak tercantum dalam UU Ketenagakerjaan ataupun peraturan perundang-undangan yang lain terkait Ketenagakerjaan. 

Hukuman penurunan jabatan bagi karyawan yang melanggar biasanya mengikuti kebijakan peraturan yang berlaku dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu, yang bisa memutuskan mengenai hal ini hanyalah pemangku kebijakan yang berwenang dalam suatu perusahaan.

Skorsing Karyawan

Perusahaan juga dapat memberikan sanksi berupa skorsing dengan jangka waktu tertentu. Sanksi ini diberikan kepada karyawan apabila perusahaan akan melakukan pemutusan hubungan kerja. Sebelum menjatuhkan keputusan, beberapa pemangku kebijakan dalam suatu perusahaan perlu untuk berdiskusi terkait masalah tersebut. Oleh karena itu, perusahaan akan meminta karyawan yang terkena skorsing untuk berhenti dalam jangka waktu tertentu sebelum akhirnya memberikan keputusan akhir terkait nasib karyawan tersebut.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Pemutusan hubungan kerja merupakan sanksi paling berat yang biasanya berlaku dalam suatu perusahaan. Sanksi tersebut berlaku apabila karyawan tersebut melakukan pelanggaran-pelanggaran berat seperti memberikan keterangan palsu, penggelapan barang atau dana milik perusahaan, dan lain sebagainya.

Keputusan perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya juga harus berlandaskan hal-hal yang logis dengan sejumlah bukti. Bukti-bukti tersebut seperti karyawan tertangkap tangan, terdapat laporan dari karyawan yang bersangkutan, dan terdapat bukti lain berupa laporan kejadian yang dibuat oleh pihak yang berwenang di perusahaan bersangkutan yang didukung oleh minimal dua saksi.

Pencabutan Tunjangan Jabatan

Perusahaan juga dapat melakukan pencabutan tunjangan jabatan terhadap karyawan yang melakukan kesalahan fatal. Adapun tempo waktu pencabutan tunjangan jabatan biasanya sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam suatu perusahaan.

Tunjangan-tunjangan yang termasuk dalam pencabutan, seperti meniadakan uang transport, uang makan, fasilitas kendaraan, tempat tinggal, kesehatan, dan lain sebagainya.

Mutasi

Sanksi lain yang biasanya terdapat dalam suatu perusahaan adalah berupa mutasi. Mutasi merupakan pemindahan jabatan, tempat, atau tugas karyawan yang berbeda dari sebelumnya. Biasanya, perusahaan akanmengirim karyawan yang melanggar peraturan ke daerah terpencil atau menempatkan karyawan pada posisi kerja dengan gaji yang lebih rendah.

Diberhentikan dengan Tidak Hormat

Pemberhentian seorang karyawan dengan tidak hormat dapat dikatakan sebagai bagian dari sanksi pemutusan hubungan kerja. Perusahaan akan memberikan skorsing dalam jangka waktu tertentu. Selama waktu skorsing tersebut, perusahaan dapat meminta karyawan untuk mengundurkan diri, memberhentikan karyawan dengan tidak hormat, atau melakukan pemutusan hubungan kerja kepada karyawan tersebut.

Dalam sanksi pemberhentian karyawan dengan tidak hormat, hal ini tidak merusak keuangan perusahaan, namun sanksi ini akan merusak kredibilitas perusahaan. Karyawan yang terkena sanksi ini biasanya adalah karyawan yang telah melakukan pelanggaran berat dan sangat fatal.

Aplikasi Zemangat

Zemangat merupakan aplikasi HR yang dapat menjadi solusi terbaik dan memberikan kemudahan bagi pekerjaan HR. Aplikasi ini dapat membantu HR dalam mendata karyawan dan memudahkan mereka untuk mengelola karyawan yang terkena sanksi dengan jangka waktu tertentu. Pengelolaan terhadap karyawan, perlu adanya penanganan yang cepat dan cermat. Oleh karena itu, apabila HR tidak dapat menangani pengelolaan karyawan yang terkena sanksi dengan cepat, hal ini dapat berdampak pada pekerjaan dan tugas-tugas mereka. 

Melalui aplikasi Zemangat anda dapat dengan mudah mendokumentasikan surat peringatan dan surat teguran kepada karyawan. Template print out SP di aplikasi zemangat bisa dengan mudah disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Dan tentunya anda bisa memiliki data yg lengkap terkait data historis pemberian SP kepada karyawan. Dengan begini anda dapat memiliki data analisa terkait SP di perusahaan anda. Selain itu, aplikasi Zemangat juga dilengkapi dengan fitur pengelolaan karyawan secara menyeluruh mulai dari kelola database karyawan, absensi online, hingga penggajian. 

Tertarik dengan Zemangat? Tunggu apalagi? Konsultasikan kebutuhan Anda kepada kami!